Artikel

Biar akun WhatsAppmu nggak gampang dibajak hacker, mending kamu lakukan cara sederhana ini.


WhatsApp adalah salah satu instant messenger yang pertumbuhannya paling cepat dibandingkan yang lain, bahkan sebenarnya termasuk yang tertinggi dibandingin media sosial yang lain. Karena jumlah penggunanya pun meningkat hingga menembus angka 1,5 miliar per Februari 2018 menurut Marck Zuckerberg, kamu harus berhati-hati dengan masalah keamanan yang bakal menghantui.

Tentu pihak WhatsApp udah menyediakan beberapa fitur kemanan secara default, seperi enkripsi end-to-end, yaitu ketika pesan yang dikirim akan dienkripsi dan hanya bisa dibaca oleh si penerima. Tapi selain itu, kamu juga perlu mengetahui cara mencegah akun WhatsApp dibajak.
Berikut 7 Cara Mencegah 7 Akun WhatsApp DIbajak Para Hacker

Walaupun kamu udah berhati-hati untuk tidak membagikan nomor hape atau email sembarangan, tapi kamu juga perlu untuk mengantisipasinya supaya kamu nggak perlu khawatir lagi. Yuk kita pelajari 7 cara mencegah akun WhatsApp dibajak para hacker.

Para pakar meramalkan bahwa di tahun 2020, dunia akan memasuki era Industri 4.0. Di era tersebut, akan banyak bermunculan robot canggih, superkomputer, kendaraan otonom, 3D printing, serta pengoptimasian fungsi otak manusia dengan editing genetik dan perkembangan neuroteknologi.

Mungkin terlihat canggih dan membuat takjub, akan tetapi bukan berarti tidak ada kerugian yang ditimbulkan oleh revolusi industri tersebut. Mengutip dari hasil Forum Internasional tahunan yang bertemakan “Mastering the Fourth Industrial Revolution” pada 2016 lalu, Revolusi Industri 4.0 ini akan menyebabkan disrupsi atau gangguan bukan hanya di bidang bisnis saja, namun juga pada pasar tenaga kerja.

Hal ini berarti akan ada banyak jenis pekerjaan yang hilang dan tergantikan oleh fungsi robot atau artificial intelligence. Para tenaga kerja manusia pun tidak menutup kemungkinan akan menghadapi jenis pekerjaan baru yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya, sehingga revolusi ini mau tak mau menuntut kita untuk terus mengembangkan skill yang sekiranya dapat bermanfaat serta mumpuni di masa depan. Lantas, apa saja skill yang dibutuhkan untuk menghadapi Revolusi Industri 4.0? Berikut jawabannya!

Yuk, adukan ke Kementerian Komunikasi dan Informatika

Mungkin kamu familier dengan berita bohong atau sering disebut hoax. Di 2018, banyak berita hoax bermunculan dan bikin heboh, mulai dari berita bohong seputar pengeroyokan salah satu politisi hingga pengumuman palsu CPNS. Belum lagi, di zaman sekarang ini, berita begitu mudah menyebar dengan adanya media sosial dan kecanggihan mesin pencari.
Lantas, sebagai warganet, sebenarnya apa yang harus kita lakukan untuk menghadapi suatu pemberitaan? Berikut di antaranya.