7 Cara Mencegah Akun WhatsApp Dibajak Para Hacker

27 September 2019

Biar akun WhatsAppmu nggak gampang dibajak hacker, mending kamu lakukan cara sederhana ini.


WhatsApp adalah salah satu instant messenger yang pertumbuhannya paling cepat dibandingkan yang lain, bahkan sebenarnya termasuk yang tertinggi dibandingin media sosial yang lain. Karena jumlah penggunanya pun meningkat hingga menembus angka 1,5 miliar per Februari 2018 menurut Marck Zuckerberg, kamu harus berhati-hati dengan masalah keamanan yang bakal menghantui.

Tentu pihak WhatsApp udah menyediakan beberapa fitur kemanan secara default, seperi enkripsi end-to-end, yaitu ketika pesan yang dikirim akan dienkripsi dan hanya bisa dibaca oleh si penerima. Tapi selain itu, kamu juga perlu mengetahui cara mencegah akun WhatsApp dibajak.
Berikut 7 Cara Mencegah 7 Akun WhatsApp DIbajak Para Hacker

Walaupun kamu udah berhati-hati untuk tidak membagikan nomor hape atau email sembarangan, tapi kamu juga perlu untuk mengantisipasinya supaya kamu nggak perlu khawatir lagi. Yuk kita pelajari 7 cara mencegah akun WhatsApp dibajak para hacker.

1. Selalu cek enkripsi kalo lagi membahas hal-hal yang sensitif, penting atau rahasia.
Walaupun WhatsApp udah menggunakan enkripsi end-to-end secara default, tapi ada kalanya kamu harus selalu melakukan pengecekan ulang. Ini adalah kebiasaan yang baik kalo kamu lagi mau berbagi informasi yang sensitif dan penting, seperti nomor kartu kredit kepada orang yang kamu percaya.
Untuk ngecek enkripsi ini, mulai percakapan seperti biasa dengan seseorang. Di chat window, tap nama temenmu, lalu tap "Encryption". Kamu bakal ngeliat seperti yang ada di gambar di atas, yang merupakan kode keamananmu.
Kamu bisa memverifikasi kode ini secara manual dengan membandingkan angka-angkanya, meminta temenmu untuk memindai QR code kamu, atau memindai QR code temenmu dengan tombol "Scan Code".


2. Nyalakan notifikasi keamanan.
Ketika ada laptop atau hape baru yang mengakses suatu chat, kode keamanan baru akan tercipta antara dua hape. Nah, WhatsApp bisa ngirim notifikasi kalo kode keamanan itu berubah.
Untuk nyalain notifikasi ini, pergi ke WhatsApp > Settings > Account > Security > Show security notifications, lalu nyalakan fiturnya.


3. Nyalakan Two-Step Verification.
Kalo hapemu udah support, sebaiknya kamu menggunakan two factor authentication (2FA). Ini akan membuat WhatsApp ngirim password secara periodik ke kamu, dan untuk memastikan data kamu nggak diakses oleh orang lain.
Untuk menggunakan 2FA, masuk ke Menu > Settings > Account > Two-step verification > Enable. Ikuti langkah ini untuk menghasilkan 6 digit kode yang sebaiknya gampang kamu ingat. Jangan lupa tambahkan email kamu, jaga-jaga kalo kamu lupa.
Pengecekan secara periodik ini sifatnya acak, jadi beda dengan password untuk nge-lock chat kamu. Tapi sebenarnya tujuan dari 2FA adalah untuk menghentikan seseorang mengakses akun WA kamu tanpa sepengetahuanmu.


4.Kamu nggak bisa melindungi aplikasi WhatsApp dengan kata sandi. Karena itu, manfaatkan 2FA dan smartphone lock dengan maksimal.
Sayangnya, nggak ada cara untuk ngunci aplikasi WhatsApp dengan kata sandi, bahkan pihak WhatsApp sendiri udah merekomendasikan untuk menggunakan aplikasi pengunci third-party untuk WA.
Di iPhone, kamu nggak bisa melindungi WA kamu, karena Apple emang nggak mengizinkannya, baik dengan passcode atau Touch ID. Karena itu, manfaatkan pin 2FA dan smartphone lock supaya nggak ada yang iseng membuka akun WA kamu.


5. Matikan Cloud Backup (kalo kamu emang lebih peduli dengan keamanan).
Enkrispi end-to-end emang cukup aman, tapi ada sedikit celah, yaitu pada fitur back up chat WA ke Google Drive atau iCloud. Jadi, ketika kamu install ulang WA, kamu bisa dapetin chat lama kamu, tapi backup-nya nggak terenkripsi.
Kalo emang kamu cukup aware soal privacy kamu, mending kamu matiin fitur tersebut. Untuk mematikan back up cloud secara otomatis, lakukan beberapa cara berikut:
    Untuk iPhone: Masuk ke WhatsApp > Settings > Chats > Chat Backup > Auto Backup > Off
    Untuk Android: Masuk ke WhatsApp > Menu > Settings > Chats > Chat Backup > Backup to Google Drive > Never


6. Hati-hati dengan penipuan berupa kiriman pesan yang memancingmu untuk mengklik link yang ada.
Namanya juga instant messenger, berarti kamu juga bakal mendapat banyak scam di WhatsApp. Karena itu, kamu nggak boleh sampai tertipu supaya nggak kena.
Salah satu penipuan yang paling sering adalah soal cara mendapatkan WhatsApp versi premium atau akun WA yang bakal expired. Intinya, kamu diminta untuk membayar sejumlah uang supaya bisa tetap menggunakannya, padahal WhatsApp udah dikonfirmasi kalo bakal gratis selamanya.


7. Lindungi privasi kamu di WhatsApp
WhatsApp bukan instant messenger yang paling bisa menjaga privasi, tapi setidaknya kamu bisa mengaturnya. Masuk ke Settings > Account > Privacy untuk melakukan pengaturan.
Kamu bisa ngatur siapa aja yang bisa ngeliat "Last Seen", foto profil, "about", status, dan lokasi kamu secara live. Kamu juga bisa mematikan Read Receipts, jadi tanda centang biru juga nggak bakalan terlihat.

Itulah tadi 7 cara untuk mencegah akun WhatsApp dibajak para hacker. Sebenarnya WA sendiri bukan instant messenger paling aman, tapi bagaimana cara kamu menggunakannya dengan memanfaatkan fitur-fiturnya, itulah yang keamanan yang terbaik.

sumber : https://keepo.me/techno/7-cara-mencegah-akun-whatsapp-dibajak-para-hacker/