• +62 285 381781
  • Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.
Warga Belum Vaksin Tetap Bisa Dilayani

KAJEN – Warga Kabupaten Pekalongan yang belum mendapatkan vaksin Covid-19 tetap bisa dilayani di sejumlah puskesmas, rumah sakit, dan di area publik tempat penyelenggaraan vaksin. .

Demikian dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, Setiawan Dwi Antoro, SKM, M.Kes melalui Kasi Surveilans dan Imunisasi, Casmudi, S.Kep, MM, ketika diwawancara di kantornya Senin (17/1/2022).   

“Sampai akhir bulan Januari 2022, prioritas vaksinasi adalah bagi anak usia 6-11 tahun, sedangkan bagi masyarakat yang belum mendapat vaksin dosis kesatu, kedua dan ketiga masih bisa dilayani sesuai ketersediaan vaksin,” ujar Casmudi.

Dijelaskan, capaian target pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Pekalongan per tanggal 15 Januari 2022, secara komulatif, dosis 1  yaitu sebanyak 575.957 orang (77,01 %), dosis 2 sebanyak 410.342 orang (54,87 %) dan dosis 3 sebanyak 2.763 orang (0,37 %) dari total target vaksin 747,881 penduduk.

Casmudi mengatakan, kapasitas vaksin Covid-19 mempengaruhi  level PPKM di Kabupaten Pekalongan. Saat ini Kabupaten Pekalongan ada di level PPKM 2. 

Untuk menjaga agar level PPKM aman, Pemkab melalui Dinas Kesehatan akan tetap melaksanakan vaksinasi sesuai sasaran yang ditetapkan oleh pemerintah dan melakukan upaya tracing, testing serta treatment.  

 Menyusul adanya varian baru Covid-19, yakni varian Omicron, menurut Casmudi, vaksin yang diberikan kepada masyarakat Kabupaten Pekalongan secara umum masih efektif.*) Siti Kholidah SS, Pranata Humas Ahli Muda pada Dinkominfo Kab. Pekalongan 


Vaksinasi Anak di Kabupaten Pekalongan Capai 39,65% - Sejak Dicanangkan 6 Januari 2022

KAJEN - Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dengan sasaran anak usia 6-11 tahun di Kabupaten Pekalongan secara resmi di mulai dan dicanangkan oleh Bupati Pekalongan Ibu Fadia Arafiq, S.E., M.M., pada hari Kamis, tanggal 06 Januari 2022, di SDIT Insan Mulia Kajen.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, Setiawan Dwi Antoro, SKM, M.Kes didampingi Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, Bambang Ruswanto, SKM., M.Kes dan Kasi Surveilans dan Imunisasi Casmudi, S.Kep., M.M, saat diwawancara di kantornya, Senin, 17 Januari 2021, menyebutkan, target vaksin Covid-19 anak di Kabupaten Pekalongan yakni sebanyak 92.633 anak.

Dikatakan, hingga 15 Januari 2022, capaian vaksinasi anak usia 6-11 tahun di Kabupaten Pekalongan sesuai data Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional KPCPEN sejumlah 36.731 anak (39,65%).  

Vaksin yang digunakan adalah vaksin Sinovac. Vaksin yang diberikan baru dosis kesatu dan rencananya akan diberikan dosis kedua, dengan interval minimal 28 hari dari penyuntikan dosis kesatu,” tutur Setiawan.

Mengenai efek samping vaksin Sinovac, dijelaskan antara lain yakni ; reaksi lokal (di tempat suntikan) seperti nyeri di tempat suntikan, kemerahan, pengerasan, dan bengkak. Efek samping lainnya yakni reaksi sistemik, yang berupa demam, lemas, nyeri otot, mengantuk, pusing, sakit kepala, gatal, kesemutan, nyeri leher, mati rasa di leher, nyeri sendi, nyeri punggung, hidung tersumbat, nyeri saat menelan, batuk, flu, nyeri perut, mual, dan muntah serta syock anafilaktik. Namun, vaksin juga dapat mengakibatkan selera makan meningkat.

Jika anak mengalami keluhan tersebut, diharapkan bisa mendatangi layanan kesehatan terdekat atau berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter.

“Setelah semua anak di wilayah Kabupaten Pekalongan mendapatkan vaksin covid-19, harapannya kekebalan kelompok (Herd Imunity) terbentuk dan angka kematian dan angka kesakitan anak usia 6-11 tahun yang disebabkan oleh Covid-19 dapat dicegah,” ujar Setiawan.

Kasi Surveilans dan Imunisasi Casmudi, S.Kep., M.M, menambahkan, bagi anak yang sudah divaksin, bisa menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk mengakses sertifikat vaksinnya.*) Siti Kholidah SS, Pranata Humas Ahli Muda pada Dinkominfo Kab. Pekalongan    


PANDEMI Covid-19 melumpuhkan hampir seluruh sendi kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah berusaha  keras agar bisa bangkit dari keterpurukan. Upaya yang dilakukan antara lain dengan terus menyosialisasikan cara pencegahannya dengan menerapkan 5 M, yaitu Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, serta Membatasi mobilisasi dan interaksi.

Selain protokol tersebut, pemerintah juga menyelenggarakan program vaksinasi. Namun, di tengah-tengah dilaksanakannya program tersebut, masih banyak pertanyaan yang ada di benak masyarakat mengenai vaksinasi Covid-19.

Namun, sebelum mengulik lebih jauh mengenai Vaksin Covid-19, mari kita fahami terlebih dahulu apa itu imunisasi atau vaksinasi dan vaksin itu sendiri.

Dalam Buku Saku #infovaksin dari www.covid19.go.id, dijelaskan, pengertian Imunisasi yaitu  suatu upaya pembentukan kekebalan tubuh seseorang terhadap suatu penyakit, sehingga apabila suatu saat terkena penyakit yang sama, tidak akan sakit atau hanya mengalami sakit ringan. 


KAJEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan menargetkan 138.555 warganya mendapatkan vaksin Covid-19 yang akan diselesaikan hingga 31 Desember 2021. Target tersebut meliputi Tahap I diberikan terhadap tenaga kesehatan sebanyak  2.814 orang, tahap II terhadap petugas pelayanan publik sebanyak 70.528 orang dan lansia (usia ≥ 60 tahun) sebanyak 65.213 orang.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, Setiawan Dwi Antoro, SKM, M.Kes, di ruangannya, baru-baru ini. “Kami optimistis target vaksinasi tersebut tercapai, namun tetap tergantung pada ketersediaan vaksin,” tutur Setiawan. Ditambahkan, sampai sekarang tidak ada kendala dalam pengiriman vaksin.

Jumlah penduduk Kabupaten Pekalongan berdasarkan data dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Semester II Tahun 2020 sebanyak 966.418 orang.


VAKSINASI Covid-19 di Kabupaten Pekalongan tetap berjalan selama Bulan Puasa. Vaksinasi bahkan dilaksanakan baik pada malam hari maupun siang hari, sehingga target vaksinasi di wilayah ini sudah mencapai 28.129 (20,30%) untuk dosis 1 dan dosis ke-2 sebanyak 22.492 (16,23%). Pemerintah  Kabupaten (Pemkab) Pekalongan menargetkan 138.555 warganya mendapatkan vaksin Covid-19 yang akan diselesaikan hingga 31 Desember 2021.

Kasi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, Casmudi S.Kep, MM, Selasa (18/5/2021) mengatakan, selama Bulan Puasa, vaksinasi diselenggarakan di sejumlah puskesmas dan desa/kelurahan.


© 2022 Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pekalongan. All Rights Reserved.