Kajen - Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pekalongan mengadakan acara rapat koordinasi, sinkronisasi dan update data untuk Kajen Satu Data di aula Dinkominfo Kabupaten Pekalongan (28/10/2021). Kegiatan ini dihadiri oleh beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Pekalongan yang terkait dalam Tim Kajen Satu Data.
[Gambar]
Acara rapat koordinasi, sinkronisasi dan update data ini bertujuan untuk pemenuhan data pemerintah yang mudah diakses dan dapat dibagipakaikan oleh pengguna dalam aplikasi Kajen Satu Data.
[Gambar]
Dalam kesempatan ini, Kepala Seksi Pengembangan Aplikasi Informatika Dinkominfo, Ari Wahyu Mukti Wibowo, S.Kom. menyampaikan bahwa data-data yang dibutuhkan terdapat pada masing-masing OPD terkait. Untuk itu, Dinkominfo membutuhkan dukungan semua OPD demi terlaksananya Kajen Satu Data di Kabupaten Pekalongan.
Kamis, 28 Oktober 2021
Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pekalongan yang diwakili oleh Kasi Pengembangan Aplikasi Informatika, Ari Wahyu Mukti Wibowo, S.Kom. menjadi salah satu narasumber dalam kegiatan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Admin Sistem Informasi Desa (SID) Tingkat Kecamatan Bojong bertempat di Hotel Marlin Pekalongan (08/09/2021).
[Gambar]
Peserta kegiatan pelatihan ini adalah sekretaris desa dan admin SID seluruh desa di Kecamatan Bojong. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kapasitas admin SID di seluruh desa di Kecamatan Bojong.
[Gambar]
SID sendiri merupakan sistem yang dikelola oleh Pemerintah Desa untuk mendukung pengelolaan dan pemanfaatan data desa. Dengan adanya SID, administrasi dan data desa dapat dikelola dengan lebih efisien. Untuk itu diperlukan pelatihan terhadap admin SID agar pelayanan kepada masyarakat pun dapat meningkat.
Rabu, 8 September 2021
Kajen - Dinas Komunikasi dan Informatika Kab Pekalongan mengikuti kegiatan rapat yang diadakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di Aula Dinkominfo Kab. Pekalongan secara daring (06/09/2021). Kegiatan rapat ini dalam rangka Sinkronisasi dan Sinergitas Pelaksanaan Digitalisasi antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, serta Kabupaten/ Kota se-Jawa Tengah.
[Gambar]
Kegiatan rapat yang dipandu oleh Sekretaris Diskominfo Provinsi Jateng, Hermoyo Widodo, S.H., M.Hum. ini diikuti oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kab/Kota se-Jawa Tengah. Acara dimulai dengan Pembukaan dan sambutan dari Kepala Diskominfo Provinsi Jawa Tengah, dilanjutkan dengan paparan dari beberapa narasumber, yaitu Dr. Hasyim Gautama dari Kemenkominfo RI, Ugi Cahyo S dari Kemenpan-RB, Moses Huwae, dan Andi Yuniantoro, S.Si., M.Kom, serta tanggapan dari Komisi A DPRD Prov. Jateng yaitu Drs. Stephanus Sukirno, MS dan Ir. Sulistyorini, MM., diakhiri dengan sesi tanya jawab dan penutupan.
Senin, 6 September 2021
Kajen - Dinas Komunikasi dan Informatika Kab Pekalongan melaksanakan kegiatan Penilaian Interviu Evaluasi SPBE Tahun 2021 secara Daring bersama Tim Assesor External SPBE Kementerian PAN-RB Tahun 2021 di Aula Lt. I Sekretariat Daerah Kab. Pekalongan (27/08/2021).
Kegiatan Penilaian Interviu Evaluasi SPBE Tahun 2021 secara Daring bersama Tim Assesor External SPBE Kementerian PAN-RB Tahun 2021 diikuti oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kan. Pekalongan, Kepala Bidang Penyelenggaraan E-government, Kepala Seksi Tata Kelola E-goverment beserta Tim Evaluator Internal Kab. Pekalongan.
Acara dimulai dengan Pembukaan, dilanjutkan dengan reviu dan penjelasan data dukung indikator SPBE oleh tim evaluator eksternal SPBE dari Kementerian PAN-RB. Di akhir acara, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kab. Pekalongan menyampaikan terima kasih kepada tim evaluator eksternal SPBE atas saran dan masukan yang telah diberikan sehingga dapat menjadi acuan Pemerintah Kabupaten Pekalongan untuk meningkatkan indeks SPBE pada evaluasi SPBE selanjutnya.
Jumat, 27 Agustus 2021
Kajen - Dinas Komunikasi dan Informatika Kab Pekalongan mengikuti Rapat Paripurna DPRD Kab. Pekalongan Dalam Rangka Hari Jadi ke-399 Kab. Pekalongan secara virtual di aula Dinkominfo Kab. Pekalongan (25/08/2021).
Rapat Paripurna Hari Jadi Kabupaten Pekalongan ke-399 ini dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan, Ketua dan wakil serta anggota DPRD Kab. Pekalongan, Forkopimda Kabupaten Pekalongan, tamu undangan, serta seluruh OPD di Kabupaten Pekalongan yang mengikuti acara secara virtual.
Acara dimulai dengan Pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan Pembacaan Ringkasan Sejarah Hari Jadi Kab. Pekalongan, mendengarkan Mars Himne Kab. Pekalongan, Sambutan Ketua DPRD Kab. Pekalongan, Sambutan Bupati Pekalongan, Pemotongan Tumpeng, Pembacaan Doa, terakhir adalah penutup.
Acara dilaksanakan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.
Rabu, 25 Agustus 2021
KAJEN – Rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Pekalongan ke-399 yang jatuh tepat pada hari ini, Rabu 25 Agustus 2021 ditutup dengan Rapat Paripurna Istimewa Peringatan Hari Jadi Kab. Pekalongan ke-399 yang digelar di Gedung DPRD Kabupaten Pekalongan yang diantaranya mengagendakan mendengarkan sambutan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, S.E., M.M. dalam rangka peringatan Hari Jadi Kabupaten Pekalongan.
Hadir pada kesempatan tersebut Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Wakil Bupati Pekalongan, Para Anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Pekalongan beserta Ketua Pengadilan Negeri dan Pengadilan Agama, unsur Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Pekalongan, Pj. Sekretaris Daerah, dan tamu instansi terkait.
Mengawali sambutannya, Fadia mengajak seluruh komponen penyelenggara Pemerintahan dan masyarakat agar menjadikan peringatan Hari Jadi Kabupaten Pekalongan ke- 399 ini sebagai momentum untuk mengevaluasi dan memperbaiki diri serta memantapkan kebersamaan dalam menyelenggarakan pemerintahan, pelayanan masyarakat dan pembangunan di Kabupaten Pekalongan. “Dengan kebersamaan, kerja keras, kekompakan dan partisipasi seluruh komponen masyarakat, InsyaAllah berbagai hambatan dan kendala yang terjadi dalam proses membangun Kabupaten Pekalongan dapat kita atasi bersama,” tegasnya.
Diungkapkan Fadia, pembangunan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Pekalongan merupakan hasil dari proses pembangunan yang berkesinambungan dan hasil integrasi peran antara pemerintah (birokrasi), DPRD, sektor swasta dan masyarakat, oleh karena itu Bupati pada kesempatan tersebut mengucapkan terimakasih kepada para Pimpinan Pemerintah Daerah Kabupaten Pekalongan terdahulu, seluruh anggota legislatif, jajaran Aparatur Sipil Negara/ Para Birokrat, seluruh masyarakat Kabupaten Pekalongan, swasta serta seluruh instansi vertikal yang berada di wilayah Kabupaten Pekalongan, yang telah bekerja keras untuk kemajuan Kabupaten Pekalongan, sehingga Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan di Kabupaten Pekalongan memperoleh apresiasi dan penghargaan, diantaranya mendapat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) oleh BPK RI selama 5 kali berturut-turut sejak tahun 2016 hingga tahun 2021, Program Kudu Sekolah masuk Top 45 KIPP (Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik), Penghargaan Kota Layak Anak Tingkat Madya dari Presiden RI tahun 2021 dan lain sebagainya
Fadia menegaskan bahwa berbagai penghagaan tersebut memberikan konsekuensi dan tanggung jawab yang lebih besar bagi dirinya dan jajarannya, untuk senantiasa meningkatkan kinerja, kebersamaan, kekompakan dan sinergitas di semua penyelenggara pemerintahan, masyarakat dan swasta. Namun disamping berbagai keberhasilan dan capaian yang telah diraih, masih banyak “pekerjaan rumah” yang harus diselesaikan bersama, yang meliputi permasalahan - permasalahan pendidikan, kesehatan dan infrastruktur. Kondisi tersebut diakui Fadia telah memacu dan memotivasinya beserta Bapak H. Riswadi, S.H. yang belum genap seratus hari mendapatkan amanah dan mandat rakyat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan, untuk lebih bekerja nyata dengan memberdayakan semua potensi yang ada demi mewujudkan Masyarakat Kabupaten Pekalongan yang Sejahtera, Adil, Merata (Setara) dan Berbudaya Gotong Royong.
Dalam sambutannya, Fadia menyampaikan bahwa Peringatan Hari Jadi ke-399 Kabupaten Pekalongan tahun ini diselenggarakan secara sederhana ditengah keprihatinan menghadapi Pandemi Covid-19. Walaupun perkembangan terakhir menunjukan gejala penurunan kasus, namun kita tidak boleh lengah dan kendor dalam upaya menekan penyebaran Covid 19 di Kabupaten Pekalongan.
Lebih lanjut Fadia mengungkapkan, sebagai bentuk komitmen dalam upaya menekan dan memerangi Covid-19, Pemerintah Kabupaten Pekalongan mengusung tema Hari Jadi tahun ini, yaitu Kita Kukuh, Kita Teguh Kita Tangguh, Corona Lumpuh. Tema tersebut mengandung makna dan harapan agar masyarakat Kabupaten Pekalongan tetap optimis, berpedoman pada prinsip prokes serta senantiasa dalam semangat kebersamaan dalam melawan Covid-19 menuju zero kasus di Kabupaten Pekalongan.” Tema tersebut juga sangat relevan dengan Tema Hari Ulang Tahun ke-76 Republik Indonesia yang belum lama kita peringati, yaitu Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh,” ujarnya.
Tak lupa Fadia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mewarnai Kabupaten Pekalongan dengan mengimplementasikan dan mengembangkan potensi lokal dalam setiap kegiatan serta meningkatkan kinerja agar pembangunan Kabupaten Pekalongan lebih membawa manfaat besar bagi masyarakat. “Kita harus berperan aktif, bahu-membahu dan bersinergi menghadapi tantangan yang ada dalam melaksanakan fungsi pelayanan masyarakat, pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Kabupaten Pekalongan,” imbaunya.
Menutup sambutannya, Fadia mengucapkan terima kasih kepada pimpinan dan anggota DPRD, Seluruh anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, Seluruh Kepala SKPD, ASN jajaran Pemkab Pekalongan dan Masyarakat Kabupaten Pekalongan atas partisipasi dan kinerjanya dalam menyelenggarakan pemerintahan dan pembangunan daerah. “Semoga Allah SWT, Tuhan YME senantiasa membimbing dan meridhoi setiap niat luhur dan upaya kita dalam mewujudkan Masyarakat Kabupaten Pekalongan yang Sejahtera, Adil, Merata (Setara) dan Berbudaya Gotong Royong,” ungkap Bupati. (dian’s)
Rabu, 25 Agustus 2021
KAJEN - Memperingati Hari Jadi ke – 399 tepatnya pada 25 Agustus 2021, Jajaran pemkab Pekalongan menggelar apel Hari Jadi ke-399 Kabupaten Pekalongan. Para peserta apel mengenakan kostum kebaya dan beskap. Apel Hari Jadi ke-399 Kabupaten Pekalongan yang diselenggarakan di halaman Pendopo Bupati tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Pekalongan Fadia Arafiq S.E.,M.M. dan dihadiri oleh Wakil Bupati Pekalongan H. Riswadi S.H.,Pj. Sekda Drs. Budi Santoso, M.Si serta tamu lainnya.
Dalam sambutannya Bupati Fadia menyampaikan bahwa peringatan Hari Jadi ke-399 Kabupaten Pekalongan tahun ini diselenggarakan secara sederhana ditengah keprihatinan menghadapi Pandemi Covid 19. Meski perkembangan terakhir menunjukan gejala penurunan kasus, namun Bupati mengingatkan agar kita tidak boleh lengah dan kendor dalam upaya menekan penyebaran Covid 19 di Kabupaten Pekalongan.
Fadia menuturkan, tema ‘Kita Kukuh, Kita Teguh, Kita Tangguh, Corona Lumpuh’ pada peringatan Hari Jadi ke – 399 kali ini mengandung makna dan harapan agar masyarakat Kabupaten Pekalongan tetap optimis, berpedoman pada prinsip prokes serta senantiasa dalam semangat kebersamaan dalam melawan Covid-19 menuju zero kasus di Kabupaten Pekalongan. Tema tersebut juga sangat relevan dengan tema Hari Ulang Tahun ke-76 Republik Indonesia yang belum lama diperingati, yaitu Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh.
Dalam kesempatan tersebut Fadia juga menyampaikan bahwa dirinya menyadari tidak mudah mewujudkan visi misinya sebagai Bupati dan Wakil Bupati, yakni mewujudkan masyarakat Kabupeten Pekalongan yang sejahtera adil merata dan berbudaya gotong royong di tengah suasana pandemi seperti sekarang ini.
“Walaupun sudah banyak yang telah kita lakukan dan mendapat apresiasi dari berbagai pihak, namun harus kita akui masih banyak pekerjaan yang harus kita lakukan menyangkut fungsi–fungsi pemerintahan. Oleh karena itu, saya berharap peringatan Hari Jadi ke-399 ini menjadi momentum bangkitnya spirit atau semangat baru bagi seluruh pihak di dalam Organisasi Pemerintah Kabupaten Pekalongan dan dalam mendukung dan mewujudkan visi misi Bupati,” ujar Fadia
Disamping itu Fadia juga berharap adanya peningkatan kinerja dari seluruh aparatur pemerintahan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing. (Ar-Kominfo)
Rabu, 25 Agustus 2021
KAJEN – Sejak digulirkan aduan masyarakat terhadap layanan Pemerintah, Whatsapp Lapor Bupati menjadi primadona masyarakat menyampaikan uneg-unegnya ke Pimpinan Kabupaten Pekalongan. Hal tersebut terungkap saat evaluasi lapor Bupati beberapa waktu lalu. Sebanyak 69 aduan warga masuk sejak kurun waktu pertengahan Juli hingga akhir juli 2021.
Menurut Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, S.E., M.M. terobosan Lapor Bupati Ini adalah untuk memaksimalkan pelayanan bagi masyarakat di Kabupaten Pekalongan. Dimana program Lapor Bupati merupakan suatu program sebagai sarana penampungan aspirasi dan pengaduan dari masyarakat secara langsung guna meningkatkan partisipasi masyarakat untuk pengawasan program dan kinerja dalam penyelenggaraan pembangunan dan pelayanan publik di Kabupaten Pekalongan.
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, S.E.,M.M. menambahkan saat ditemui usai melakukan kegiatan evaluasi aduan masyarakat melalui aplikasi Whatsapp ini di Ruang Kerja Bupati, pada Jumat (30/7/2021), bahwa Ia sangat menyambut baik program Lapor Bupati ini, karena menurut Fadia, dengan program ini maka tidak akan ada jarak antara pimpinan dan masyarakat. Sehingga diharapkan masyarakat bisa secara langsung melaporkan apa saja permasalahan yang ada di bawah dengan melapor kepada dirinya selaku bupati Pekalongan melalui program tersebut. ‘’Karena saya tidak mau berita yang datang ke bupati itu selalu berita yang bagus-bagus saja. Melainkan saya mau berita yang real dari masyarakat, sehingga Lapor Bupati ini bukan hanya satu sarana saja, karena seminggu sekali akan saya cek semua,’’ kata Bupati Fadia Arafiq.
Fadia melanjutkan, pada dasarnya tujuan dibentuknya program Lapor Bupati adalah dalam rangka untuk mendapatkan aspirasi secara langsung dan meningkatkan pengawasan eksternal pemerintahannya melalui laporan dari masyarakat. Sehingga semua hal terkait kegiatan pelayanan publik yang diselenggarakan di Kabupaten Pekalongan mulai dari tingkat desa sampai kabupaten diketahui kualitasnya. ‘’Saya mau masyarakat Kabupaten Pekalongan itu tidak ada jarak antara pimpinan dengan masyarakat. Semua yang terjadi di bawah saya berharap bisa mendapatkan laporan langsung dari masyarakat,’’ ujarnya.
Selain itu, Fadia juga menambahkan bahwa mayoritas pengaduan masyarakat adalah terkait jalan yang rusak, permintaan perbaikan infrastruktur, masyarakat yang tidak memperoleh bantuan dan pengaduan tentang pelayanan kesehatan. Untuk itu Ia berusaha untuk segera melakukan tindakan untuk mengentaskan permasalahan yang diadukan oleh masyarakat tersebut. ‘’Saya tadi telah melihat secara langsung, dan saya baca satu per satu dan yang saya rasa harus segera saya sikapi saya print langsung terus saya disposisi ke dinas-dinas terkait,’’ jelasnya.
Fadia juga berharap, dengan program Lapor Bupati ini, masyarakat Kabupaten Pekalongan bisa merasa lebih aman dan nyaman karena bisa melaporkan permasalahan yang dialaminya secara langsung kepada bupati. ‘’Saya benar-benar ingin masyarakat Kabupaten Pekalongan ini melalui program Lapor Bupati bisa merasa mempunyai orangtua sekaligus pemimpin yang dapat melindungi mereka, karena dengan program ini saya akan bisa lebih dekat dengan masyarakat saya,’’ pungkasnya. (Lus-Kominfo)
Jumat, 30 Juli 2021
KAJEN - Usai pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan terpilih periode 2021 -2026 oleh Gubernur Jawa Tengah pada Minggu (27/06 ) di Gedung Gradika Bhakti Praja Semarang, hari ini Senin 28 Juni 2021 dilaksanakan Serah Terima Jabatan Bupati dan Wakil Pekalongan masa jabatan 2016-2021 kepada Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan masa Jabatan 2021-2026 serta serah terima Ketua Tim Penggerak PKK dan Ketua Dekranasda Kabupaten Pekalongan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Pekalongan di Kajen. Acara Serah Terima Jabatan digelar secara langsung dengan protokol kesahatan yang ketat dan disiarkan pula secara live streaming. Tampak hadir dalam Acara Serah Terima Jabatan Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan, Bupati Pekalongan periode 2016-2021 Asip Kholbihi SH.,M.Si beserta istri, Bupati Pekalongan terpilih periode 2021-2026 Fadia Arafiq SE.,MM beserta suami, Wakil Bupati Pekalongan periode 2016-2021 Ir Arini Harimurti beserta suami, Wakil Bupati Pekalongan periode 2021-2026 Riswadi SH beserta istri, Ketua DPRD kabupaten/kota, Forkopimda kabupaten/kota, Plh Sekda M. Yulian Akbar S.Sos., M.Si beserta seluruh OPD yang hadir dan para tamu undangan. Tampak pula Kepala Biro Otonomi Daerah dan Pemerintahan Provinsi Jawa Tengah yang hadir secara virtual mewakili Gubernur.
Acara Serah terima Jabatan ditandai dengan penandatanganan naskah berita acara serah terima jabatan Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan masa jabatan 2021-2026. Kemudian dilanjutkan penyerahan buku memori jabatan Bupati Wakil Bupati Pekalongan masa jabatan 2016-2021.Disusul Penandatanganan berita acara serah terima jabatan Ketua TP PPK dan Ketua Dekranasda, dilanjutkan penyerahan buku memori.
Dalam sambutannya, Bupati Pekalongan periode 2016-2021, Asip Kholbihi SH.,M.Si mengatakan bahwa pada waktu dirinya dilantik, ia beserta wakil Bupati diberi mandat spesifik oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
"Ada dua hal besar yang harus diselesaikan, yaitu persoalan kemiskinan dan penanggulangan rob. Dua program instruksional Gubernur Alhamdulilah bisa kita laksanakan meskipun saya sadar itu belum sempurna. Angka kemiskinan, kita berhasil menurunkan sampai single digit pada tahun 2019. Untuk penanggulangan rob, Alhamdulilah disamping kita sudah melakukan upaya-upaya taktis strategis, dengan bantuan pemerintah pusat maupun pemprov, program ini cukup berhasil meskipun masih harus disempurnakan," papar Asip.
Disamping program instruksional itu, Asip juga membeberkan pihaknya sudah melaksanakan apa yang menjadi mandat dari RPJMD. "Sehingga Alhamdulilah wajah kesejahteraan, setidak-tidaknya menurut para ahli indicator makro kita mengarah ke wajah kesejahteraan yang bisa dihadirkan selama 5 (lima) tahun ini. Terbukti dari peningkatan Produk Domestik Rasional Bruto kita yang sekarang sudah 25,24 juta perkapita per tahun. Saya meyakini dan tentu kita harus mendukung semua agar bu Fadia dan pak Riswadi nanti akan semakin meningkatkan lagi indeks perkapita kita. Karena itu adalah salah satu indikator dari makna kesejahteraan yang tentu menjadi tanggung jawab kita semua sebagai pemimpin, " ungkapnya.
Selanjutnya melalui momentum Serah terima Jabatan Bupati Wakil Bupati tersebut, atas nama pribadi dan Ibu Arini (Wakil Bupati), Asip menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh warga masyarakat kabupaten Pekalongan yang telah bahu membahu, dukung mendukung sepenuhnya serta mendoakan agar proses jalannya roda pembangunan di kabupaten Pekalongan dari masa ke masa, dari pemimpin ke pemimpin selanjutnya tetap berjalan dengan baik.
Mengakhiri sambutannya, Asip juga mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya atas dukungan seluruh pihak, terutama instansi vertikal yang atas kerjasamanya stabilitas daerah dan kondusifitas masyarakat bisa berjalan dengan baik. Selain itu ia juga berterimakasih kepada lembaga DPRD, seluruh jajaran ASN yang menunjukkan kinerja yang cukup baik. Demikian juga kepada para tokoh ormas, tokoh politik yang telah sangat berjasa.
"Sekali lagi saya menyampaikan selamat bertugas kepada Bu Fadia dan Pak Riswadi, maturnuwun sanget kepada Bu Arini dan Pak Antono dan kepada kawan-kawan saya mengucapkan jazakumulloh akhsanal jaza," pungkasnya.
Sementara itu Bupati Pekalongan terpilih periode 2021-2026, Fadia Arafiq SE.,MM dalam sambutan singkatnya mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada Bupati Wakil Pekalongan periode 2016-2021,Asip Kholbihi SH.,M.Si dan Ir. Arini Harimurti yang selam 5 (lima) tahun ini menurutnya telah membangun kabupaten Pekalongan dengan sangat baik dan ia juga meminta ide ataupun masukan untuk membangun kabupaten Pekalongan.
"Saya berharap melalui visi misi saya, terwujudnya masyarakat kabupaten Pekalongan yang sejahtera adil merata dan berbudaya gotong royong dapat terjalankan dengan baik. Pada masa musim covid ini memang harus kita sikapi dengan bijak, kita juga harus memikirkan ekonomi masyarakat kabupaten Pekalongan. Kehidupan harus tetap berjalan, tapi protokol kesehatan juga harus tetap diterapkan. Saya minta kerjasama yang baik dari seluruh masyarakat kabupaten Pekalongan, semua teman-teman Forkopimda untuk bisa memperkecil covid 19 yang zonanya dari merah ke hijau," pinta Fadia. (Ar-Kominfo)
Senin, 28 Juni 2021