Hari Raya Idul Fitri merupakan salah satu momen penting bagi umat Islam di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Setelah menjalani ibadah puasa selama bulan Ramadan, Idul Fitri hadir sebagai hari kemenangan yang sarat makna, baik secara spiritual maupun sosial.
Secara harfiah, Idul Fitri dimaknai sebagai kembalinya manusia kepada fitrah atau kesucian. Nilai ini tercermin dari tradisi saling memaafkan, memperbaiki hubungan antarsesama, serta memperkuat kepedulian sosial. Momentum ini menjadi pengingat bahwa keberhasilan menjalani Ramadan tidak hanya diukur dari ibadah personal, tetapi juga dari perubahan sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari.
Di lingkungan pemerintahan, semangat Idul Fitri memiliki relevansi yang kuat dalam membangun budaya kerja yang harmonis dan kolaboratif. Melalui kegiatan seperti Halal Bihalal, aparatur sipil negara dapat mempererat silaturahmi, meningkatkan kebersamaan, serta memperkuat sinergi antar perangkat daerah.
Bagi Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pekalongan, Idul Fitri menjadi momentum strategis untuk merefleksikan kembali peran dalam memberikan pelayanan informasi dan komunikasi kepada masyarakat. Nilai-nilai kejujuran, keterbukaan, dan tanggung jawab yang diperkuat selama Ramadan diharapkan dapat terus diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Selain itu, semangat kebersamaan yang terbangun juga menjadi fondasi penting dalam menghadapi tantangan di era digital. Kolaborasi yang baik antar pegawai maupun antar instansi akan mendukung terciptanya layanan publik yang lebih efektif, responsif, dan terpercaya.
Melalui pemaknaan Idul Fitri yang mendalam, diharapkan seluruh jajaran Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pekalongan dapat terus meningkatkan komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Dengan semangat kembali ke fitrah, Idul Fitri menjadi titik awal untuk memperkuat integritas, profesionalisme, dan dedikasi dalam menjalankan tugas sebagai pelayan publik.
Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pekalongan mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
Sabtu, 21 Maret 2026
Senin, 9 Februari 2026
Kamis, 22 Januari 2026
Kamis, 22 Januari 2026
Hari Raya Nyepi merupakan perayaan Tahun Baru Saka bagi umat Hindu yang memiliki makna mendalam sebagai momentum untuk melakukan refleksi diri, penyucian batin, serta menjaga keseimbangan antara manusia, alam, dan Sang Pencipta. Berbeda dengan perayaan tahun baru pada umumnya, Nyepi dirayakan dalam suasana hening selama 24 jam penuh.
Pada Hari Raya Nyepi, umat Hindu menjalankan Catur Brata Penyepian, yaitu amati geni (tidak menyalakan api atau listrik), amati karya (tidak bekerja), amati lelungan (tidak bepergian), dan amati lelanguan (tidak menikmati hiburan). Keempat pantangan ini menjadi sarana untuk menenangkan diri, mengendalikan hawa nafsu, serta memperdalam introspeksi spiritual.
Makna Nyepi tidak hanya relevan bagi umat Hindu, tetapi juga memberikan pesan universal bagi seluruh masyarakat. Dalam kehidupan yang serba cepat dan penuh dinamika, momen hening seperti Nyepi mengajarkan pentingnya jeda untuk mengevaluasi diri, memperbaiki hubungan sosial, serta menjaga keharmonisan dengan lingkungan sekitar.
Bagi Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pekalongan, nilai-nilai yang terkandung dalam Hari Raya Nyepi menjadi inspirasi dalam menjalankan tugas pelayanan publik. Refleksi diri mendorong peningkatan integritas, sementara pengendalian diri dan ketenangan menjadi landasan dalam memberikan layanan informasi yang bijak, akurat, dan bertanggung jawab.
Selain itu, semangat menjaga harmoni juga selaras dengan upaya membangun komunikasi yang inklusif dan berimbang di tengah keberagaman masyarakat. Dengan menghargai perbedaan serta menjunjung tinggi toleransi, diharapkan tercipta lingkungan yang kondusif bagi pembangunan daerah.
Melalui peringatan Hari Raya Nyepi, diharapkan seluruh masyarakat dapat mengambil hikmah untuk terus menjaga keseimbangan antara aktivitas dan refleksi, antara kemajuan dan kelestarian, serta antara kepentingan individu dan kepentingan bersama. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting dalam mewujudkan kehidupan yang harmonis dan berkelanjutan.
Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pekalongan mengucapkan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948.
Kamis, 19 Maret 2026
Kajen – Sebagai bentuk kepedulian terhadap korban bencana alam di Kabupaten Pekalongan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pekalongan Supriyadi, S.E., M.M. melalui Sekretaris Dinkominfo Paijal Imron, S.I.P. menyerahkan bantuan logistik melalui BPBD Kabupaten Pekalongan. Bantuan tersebut diterima langsung oleh Sekretaris BPBD Kabupaten Pekalongan Budi Raharjo, A.P., M.A.P., Selasa (27/1/2026) di Kantor BPBD Kabupaten Pekalongan.
Sekretaris Dinkominfo Paijal Imron menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan prakarsa Kepala Dinkominfo Kabupaten Pekalongan yang menginstruksikan seluruh karyawan untuk turut berdonasi bagi korban bencana alam, khususnya banjir dan longsor di Kabupaten Pekalongan.
Bantuan yang disalurkan berupa obat-obatan, air mineral, diapers, serta bahan makanan yang dibutuhkan para pengungsi. Dinkominfo Kabupaten Pekalongan berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat terdampak bencana.
Sekretaris BPBD Kabupaten Pekalongan Budi Raharjo mengapresiasi bantuan yang diberikan dan menyampaikan bahwa bencana banjir terjadi di delapan kecamatan pada 31 desa dengan puluhan ribu warga terdampak, serta beberapa kejadian longsor di wilayah selatan. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat curah hujan masih cukup tinggi dan puncak musim hujan diperkirakan berlangsung hingga Februari 2026.
Selasa, 27 Januari 2026
Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten Pekalongan mengikuti kegiatan paparan Program Desa Digital yang diselenggarakan di aula Dinkominfo Kabupaten Pekalongan, Senin (20/01/2025). Kegiatan ini juga diikuti oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) serta Inspektorat Kabupaten Pekalongan.
Dalam kegiatan tersebut dipaparkan konsep Desa Digital, perkembangan implementasi program di berbagai desa, serta rencana penguatan ekosistem digital desa melalui integrasi data, layanan publik, dan pemberdayaan masyarakat berbasis teknologi. Paparan ini menjadi bagian dari upaya mendorong transformasi digital desa yang komprehensif dan berkelanjutan.
Pada kesempatan tersebut juga disampaikan capaian implementasi program yang telah berjalan serta rencana pengembangan pada tahun 2026. Program Desa Digital dilatarbelakangi oleh kondisi di mana sebagian besar desa belum memiliki arsip Letter C yang lengkap. Arsip pertanahan desa yang umumnya sudah sangat tua, rentan rusak, bahkan berpotensi dimanipulasi, perlu segera diselamatkan melalui proses digitalisasi.
Seiring perkembangannya, Program Desa Digital tidak hanya berfokus pada penyelamatan arsip pertanahan desa, tetapi juga melayani berbagai aspek digital lainnya, seperti layanan mandiri masyarakat, administrasi surat kependudukan, sistem absensi, hingga pengelolaan website desa.
Lebih lanjut, program ini dikembangkan sebagai platform digital desa terpadu yang memungkinkan masyarakat berinteraksi secara digital, melakukan transaksi jual beli, membuka toko digital, mempromosikan potensi wisata desa, serta mengakses informasi desa secara real-time.
Melalui rapat koordinasi ini, Dinkominfo Kabupaten Pekalongan menegaskan komitmennya untuk mendukung Kedaulatan Data Desa sebagai Pilar Kedaulatan Nasional, guna mewujudkan tata kelola data desa yang aman, terintegrasi, dan berkelanjutan.
Rabu, 21 Januari 2026
Kajen - Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik (PIKP) Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten Pekalongan menggelar staff meeting pada Kamis, (15/01/2026) di Aula Dinkominfo guna memastikan program tahun 2026 ini terencana dengan baik.
Kepala Dinkominfo Kabupaten Pekalongan, Supriyadi, S.E., M.M., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan agenda internal yang rutin dilaksanakan guna memperkuat koordinasi dan meningkatkan kualitas kinerja organisasi.
“Staff meeting ini hanya kegiatan internal awal tahun sebagai bahan evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan 2025, sekaligus memantapkan pelaksanaan di 2026,” ujar Supriyadi.
Ia menambahkan, pelaksanaan staff meeting dilakukan secara bertahap, baik secara umum maupun per bidang. Hal ini bertujuan agar pembahasan lebih fokus sesuai tugas dan fungsi masing-masing unit kerja.
“Kami melaksanakan staff meeting secara umum, juga per bidang. Hari ini khusus untuk bidang Pengawalan Informasi dan Komunikasi Publik,” jelasnya.
Melalui forum tersebut, Dinkominfo Kabupaten Pekalongan berharap setiap bidang dapat mengidentifikasi capaian, kendala, serta merumuskan strategi yang lebih efektif agar pelaksanaan program tahun 2026 berjalan lebih optimal dan berdampak bagi pelayanan informasi kepada masyarakat.
Jumat, 16 Januari 2026
Dalam rangka memperkuat sinergi dan koordinasi internal, Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten Pekalongan kembali menggelar staff meeting pada Rabu, 14 Januari 2026 di Ruang Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pekalongan. Staff meeting kedua ini dilaksanakan bersama Bidang Statistik dan Persandian.
Kegiatan yang berlangsung dari pukul 08.30 hingga 11.25 ini dipimpin oleh Kepala Dinkominfo Kabupaten Pekalongan, Supriyadi, S.E., M.M. dan dihadiri oleh Sekretaris Dinas, Kepala Bidang, dan seluruh staf Bidang Statistik dan Persandian. Pertemuan ini menjadi wadah penting untuk menyelaraskan langkah dalam menjalankan program dan kegiatan Bidang Statistik dan Persandian.
Dalam arahannya, Kepala Dinkominfo menekankan bahwa saat ini kebijakan pemerintah harus berbasis data atau dikenal dengan istilah Data Driven Policy, sehingga Dinkominfo selaku Walidata Kabupaten Pekalongan harus menyajikan data yang akurat, berkualitas, dan dapat dipertanggungjawabkan. Selain itu, keamanan informasi dari data yang disajikan juga harus diperhatikan. Oleh karena itu, koordinasi lintas bidang dan perangkat daerah perlu ditingkatkan.
Dalam kegiatan tersebut, Bapak Supriyadi juga menyampaikan pentinganya upaya peningkatan kesadaran keamanan informasi dan perlindungan data pribadi melalui sosialisasi yang lebih masif kepada masyarakat Kabupaten Pekalongan. Selanjutnya, Kepala Dinkominfo mendorong agar seluruh pegawai Bidang Statistik dapat menghadirkan inovasi yang berkelanjutan dan menjaga agar komunikasi lintas bidang dan sekretariat berjalan dengan baik.
Sementara itu, Sekretaris Dinkominfo menyampaikan pentingnya membangun sinergi antar bidang agar tercipta kerja tim yang solid. Selain itu, disampaikan juga agar seluruh staf memperhatikan keperluan administrasi baik perorangan maupun bidang sehingga tidak menghambat proses pelaksanaan tugas atau kegiatan Bidang Statistik dan Persandian.
Melalui rapat ini, diharapkan kinerja seluruh pegawai Bidang Statistik dan Persandian semakin sinergis, adaptif, dan profesional dalam mendukung pelayanan publik.
Kamis, 15 Januari 2026